Kamis malam, 29 April 2017, Ara mengeluh giginya sakit setelah makan Oreo. Jumat pagi langsung reservasi ke RS Siloam Karawaci, janjian dengan dokter gigi anak Drg. Suzanty Ariany. Alhamdulillah, Ara cooperative. Langsung mengiya kan. Mungkin karen asudah sakit. Sebagai pertolongan pertama, saya gosok pelan bagian belakang telinga Ara dengan oil andalan. Young Loving grasswood, walaupun tidak atahu apakah bisa menghilangkan rasa sakit, yang jelas Ara tidur tanpa mengeluh sakit dan paginya sudah sehat kembali,
Sesuai janji, kami mengunjungi RS Siloam Karawaci. Ternyata penampilan hall poly gigi ada perubahan dan yang jelas ada dokter gigi anaknya. Baru tahu..
Masuk ke dalam ruang praktek, Ara enjoy saja. Design ruang cukup membuat Ara tertarik. Figurin hero, princess...ah lupa ga difoto.
Ternyata Ara sudah mengamati prosesi ke dokter gigi di youtube :)
Wow ada 5 lubang di geraham Ara. Kok bisa ya...padahal dia rajin gosok gigi. Rajin sekali sih nggak...tapi setiap mau tidur dan pagi hari pasti gosok gigi. Ara bayi asix dan asi sampai 2 tahun. Kemungkinannya adalah karena gosok giginya kurang bersih apalagi bagian belakang.
Sejak masuk TK A, Ara memang sudah tidak mau dibantu gosok gigi. Mau gosok gigi sendiri. Nah ini dia....jadi bagian belakang tidak terjamah. Jadi walaupun anak sudah tidak mau dibantu gosok gigi, kita harus melakukan ritual ulang entah bagaimana merayunya..:)
10
Tips mencegah gigi balita berlubang
·
Berikan ASI pada bayi, minimal sampai usia 6 bulan
·
Bila bayi minum menggunakan dot, usahakan menggendong anak
selama pemberian susu, dan ketika anak sudah tertidur baru baringkan ke tempat
tidur, TANPA dot. Jangan biarkan anak tertidur dengan dot berisi susu dalam
mulutnya.
·
Ketika anak berusia 6 bulan, ia sudah boleh mengkonsumsi
makanan/minuman tambahan. Anak dapat mulai diajarkan minum melalui baby cup.
·
Diantara waktu minum susu, berikan anak air putih biasa, TANPA
gula
·
Bersihkan gigi anak Anda minimal 2x sehari. Pada anak yang belum
memiliki/tumbuh gigi pembersihan daerah gusi yang belum bergigi dapat dilakukan
dengan kain kasa/soft cloth yang dicelupkan air matang hangat. Jika sudah
tumbuh gigi pembersihan gigi dilakukan dengan menggunakan sikat gigi yang
sesuai dengan usia anak.
·
Batasi pemberian makanan/minuman manis dan lengket pada anak.
Ketika anak sudah boleh mengkonsumsi beragam makanan batasi konsumsi biskuit,
cookies, permen, jus buah, soft drinks dan minuman manis lainnya. Berilah
camilan yang sehat seperti potongan buah, keju, saturan rebus, dan sandwich
kecil yang lebih bermanfaat untuk kesehatannya.
·
Hindari kontak antara mulut bayi, dot, makanan/minuman bayi
dengan mulut ibu/ pengasuh. Hal ini dapat menyebabkan transmisi bakteri ke
dalam mulut bayi,terutama bila ibu/pengasuh memiliki karies gigi yang belum
dirawat atau ditambal. Penelitian menyebutkan pada gigi karies yang belum
dirawat terdapat lebih banyak bakteri daripada gigi sehat.
·
Mulai usia 6 bulan, bersihkan gigi anak dengan sikat gigi lembut
khusus bayi tanpa pasta gigi. Setelah anak dapat meludah atau berkumur, Anda
dapat menggunakan pasta gigi khusus anak, kira-kira sebesar biji jagung atau
pea-sized amount. Orangtua/pengasuh tetap membantu anak untuk menyikat giginya
sampai anak mahir, yaitu umumnya sekitar usia 7-8 tahun.
·
Usahakan ketika anak berusia 1 tahun sudah berhenti minum
menggunakan dot, dan ajarkan menggunakan cup.
·
Ajak anak ke dokter gigi anak ketika ia sudah menginjak usia 1
tahun.
Sumber: http://escaladedental.com/menu-publications/menu-articles/40-art-karies-gigi-pada-balita
Semoga bermanfaat ya
